Sistem Power Steering (PS) membuat pengemudi lebih mudah memutar setir, terutama saat parkir atau bermanuver di kecepatan rendah. Saat ini, ada dua teknologi utama yang digunakan: Hidrolik (HPS) dan Elektrik (Electric Power Steering / EPS). Kedua sistem ini memiliki perbedaan mendasar yang memengaruhi feeling berkendara dan perawatannya.
Yuk, kita bedah tuntas perbandingan antara HPS dan EPS!
1. Power Steering Hidrolik (HPS)
Sistem hidrolik bekerja menggunakan pompa yang digerakkan oleh mesin (melalui belt) untuk menekan oli power steering.
Kelebihan HPS:
- Feedback Lebih Baik: Memberikan feedback yang lebih jujur dari roda ke tangan pengemudi, membuat mobil terasa lebih mantap saat kecepatan tinggi.
- Konstruksi Kuat: Tahan banting dan lebih andal untuk kendaraan yang sering membawa beban berat atau digunakan di medan kasar.
Kekurangan HPS:
- Mengurangi Tenaga Mesin: Karena pompa digerakkan oleh belt mesin, HPS mengambil sebagian kecil tenaga mesin (parasitic loss), yang berdampak pada konsumsi BBM yang sedikit lebih boros.
- Perawatan Lebih Rumit: Membutuhkan pengecekan level dan penggantian oli power steering secara rutin. Lebih rentan bocor (seal pompa atau rack steer).
Perawatan Khusus HPS:
- Wajib Ganti Oli PS: Ganti oli power steering sesuai jadwal untuk menjaga komponen pompa dan seal tidak cepat aus.
- Perhatikan Kebocoran: Segera perbaiki jika ada rembesan oli di area pompa atau rack steer.
- Waspada Bunyi Dengung: Bunyi dengung atau mengiung saat setir diputar adalah tanda level oli kurang atau pompa mulai bermasalah.
2. Power Steering Elektrik (EPS)
Sistem elektrik menghilangkan pompa dan oli. Bantuan kemudi dihasilkan oleh motor listrik yang terhubung langsung ke kolom kemudi (steering column) atau rack steer.
Kelebihan EPS:
- Irit Bahan Bakar: Tidak membebani mesin, karena motor listrik hanya bekerja saat setir diputar. Ini membuat konsumsi BBM lebih efisien.
- Perawatan Lebih Mudah: Tidak ada oli yang perlu dicek atau diganti. Komponen utamanya berupa elektrikal dan mekanikal.
- Bisa Diprogram: Feeling setir bisa disesuaikan (misalnya lebih ringan saat parkir dan lebih berat saat kecepatan tinggi).
Kekurangan EPS:
- Feedback Kurang: Terkadang feeling setir terasa hampa atau kurang jujur pada kecepatan tinggi karena bantuan dari motor listrik.
- Komponen Mahal: Jika modul motor listrik atau sensornya rusak, harga penggantiannya cenderung sangat mahal karena harus diganti satu set.
Perawatan Khusus EPS:
- Pengecekan Kelistrikan: Fokus pada kondisi aki (baterai) dan fuse (sekring) karena ini adalah sistem elektrik. Tegangan yang tidak stabil bisa merusak modul EPS.
- Waspada Indikator: Jika lampu indikator EPS menyala di dasbor, segera bawa ke bengkel untuk di scan dan didiagnosa.
Jaga Steering dan Kaki-Kaki Mobilmu di Tekno!
Apapun sistem power steering mobil kamu, handling dan keselamatan sangat bergantung pada kesehatan komponen tersebut.
Tekno Body & Paint menyediakan layanan Servis Rutin dan perbaikan kaki-kaki, termasuk:
- Pengecekan Komponen Kemudi: Memastikan HPS bebas bocor atau EPS berfungsi normal.
- Spooring dan Balancing: Menyesuaikan geometri roda agar handling stabil dan setir tidak miring.
Sekalian cek steering kamu, kalau ada bodi mobil kamu yang penyok karena insiden, langsung serahkan Perbaikan Bodi (Body Repair) dan Pengecatan Mobil ke Tekno Body & Paint. Mobil kamu jadi nyaman, aman, dan tampilannya mulus kembali!